Gaya Hidup yang Bantu Perangi Dementia dan Kepikunan

Untuk menghindari risiko akan penyakit dementia dan kepikunan, ilmuwan dari Mayo Clinic, Minesota, menyatakan bahwa beberapa kegiatan dalam kategori tertentu dapat mengasah ketajaman fungsi otak.

Menitikberatkan pada aktivitas seni, ternyata kegiatan-kegiatan yang memacu kreativitas dianggap dapat membantu dalam mengurangi dementia. Apalagi jika aktivitas tersebut sudah dibiasakan sejak umur pertengahan.
Kegiatan-kegiatan kreatif tersebut meliputi melukis, menggambar,  membuat patung, merajut, menjahit, menyulam, membuat keramik, dan bertukang.

Tidak hanya bergelut dalam seni, mengikuti aktivitas yang berhubungan dengan sosial, bahkan menggunakan komputer juga memiliki efek yang baik bagi kesehatan otak dalam jangka panjang.

Kegiatan seperti menonton konser atau menghabiskan waktu bersama rekan-rekan dipercaya dapat membuat diri "aktif secara sosial dan mental".

"Menjadi aktif secara sosial, fisik, dan mental, dapat berpengaruh besar pada risiko anda untuk terkena dementia," jelas Dr. James Leverenz, seorang ahli saraf, dikutip dari CBS News.

Sementara, kegiatan yang menggunakan komputer, seperti menjelajah internet atau sekadar bermain permainan juga ikut menjadi bahan penelitian.

Terbukti, kegiatan seperti itu memiliki pengaruh baik untuk otak. Ini dapat mengurangi sekitar 53 - 55 persen risiko mengalami kerusakan otak ringan.

Namun, di antara ketiga jenis aktivitas tersebut, kegiatan yang mendukung kreativitas otak-lah yang memiliki efek paling besar, yang menghindari sekitar 43-73 persen dari risiko terkena "mild cognitive impairment" (MCI).

Laman Dailymail mengatakan bahwa suatu penelitian yang mengambil sampel 256 orang sehat, rata-rata berumur 87 tahun.

Setelah dianjurkan untuk melakukan kegiatan seni, sosial, dan berhubungan dengan komputer tersebut, empat tahun kemudian hanya 121 orang yang mengalami MCI.

Semakin menambah keuntungannya, semua aktivitas tersebut juga berperan besar dalam pembentukan sel dalam otak.

Tidak hanya itu, hobi-hobi yang mengasah kecerdasan kognitif, seperti mengerjakan teka-teki silang, juga beberapa kegiatan yang melatih fisik, seperti berolahraga, dapat membantu seseorang dalam memerangi kepikunan.



Sumber: TribunNews.com